Polisi Perlu Buktikan Keterlibatan Pejabat Papua Dengan TPN-OPM

oleh ARJUNA PADEMME.
Wakil Ketua I DPR Papua, Edoardus Kaize - Jubi/Arjuna
Wakil Ketua I DPR Papua, Edoardus Kaize – Jubi/Arjuna
Jayapura,  –  Wakil Ketua I DPR Papua, Edoardus Kaize menyatakan, jika polisi menduga ada pejabat di Papua yang memiliki jaringan atau berada dibalik Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPN-OPM) harus dibuktikan. Siapa pejabat itu dan apa motifnya.
Politikus PDI Perjuangan itu mengatakan, jangan hanya menciptakan opini. Perlu dibuktikan jika memang ada oknum pejabat Papua yang sering memberikan dana ke TPN-OPM. Motifnya juga harus diungkap. Apakah karena dipaksa ataukah memang ada tujuan tertentu.
“Kalau memang ada pejabat Papua yang memback up dan terbukti ya diproses saja. Jadi mungkin dengan membongkar itu dan menanyakan kepada oknum yang sudah ditangkap dari sumber dananya, semua bisa dibongkar,” kata Kaize menjawab pertanyaan media tabloidjubi.com, Kamis (9/6/2016).
Menurutnya, jika polisi bisa membuktikan hal itu, akan terurai jelas nantinya. Apakah benar ada oknum pejabat yang terlibat ataukan ada pihak-pihak yang sengaja mengatasnamakan pejabat di Papua untuk kepentingan mereka.
“Bisa saja tujuan pihak-pihak itu untuk mengacaukan Papua. Kalau hanya sebatas melempar issu, itu bisa jadi polemik. Jangan atau atau, harus pasti,” ucapnya.
“Kalau misalnya issu itu disampaikan oleh pihak kepolisian, polisi harus menyebut oknum pejabat itu siapa. Jangan melempar isu sebelum ada bukti,” katanya lagi.
Pasca tertangkapnya Kelenak Telenggen, anggota TPN-OPM yang selama ini beraksi di Lanny Jaya, Puncak Jaya dan Puncak oleh tim Polda Papua, pekan lalu di Wamena, Jayawijaya mencuat issu adanya pejabat di Papua yang mendanai Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPN-PB).
Ketika Kelenak Telenggen ditangkap, polisi menemukan uang senilai Rp. 105 juta dalam sebuah tas. Kepada polisi, Kelenak mengaku uang itu didapat dari salah satu pejabat di Tembagapura, Mimika berinisial KT. Katanya, uang itu untuk membangun rumah di Wamena.
Sementara Kapolda Papua, Inspektur Jenderal (Pol) Paulus Waterpauw mengatakan, pihaknya akan memanggil sejumlah pihak yang diduga mendanai kelompok Kelenak.
“Kami akan cari tahu sumber dana kelompok ini darimana,” kata Kapolda Waterpauw.
Polisi menduga ada sejumlah pejabat di Papua yang memberikan uang kepada TPN-OPM. Polisi akan menelusuri keterlibatan pejabat tersebut itu apakah karena mendapat ancaman dari tentara pembebasan nasional Papua Barat ataukah memang mendukung kelompok ini. (mp/tabloidjubi.com)


Share on Google Plus

About Unknown

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar: