Oleh ISLAMI ADISUBRATA.
| Pesawat cargo My Indo Airlines ketika mengalami pecah ban di landasan pacu Bandara Wamena, Kamis (9/6/2016) – Jubi/Islami |
Wamena, – Pesawat kargo My Indo Airlines jenis Boeing 737 seri 200 dengan nomor penerbangan PK MYR, Kamis (9/6/2016) sekitar pukul 12.45 WIT mengalami pecah ban di bandara Wamena, Jayawijaya.
Akibatnya bandara ditutup selama hampir dua jam karena pesawat berbadan lebar ini menghalangi runway.
Pihak bandara dan manajemen pun langsung mengganti ban pesawat berkapasitas 24 ton yang mengangkut 12 ton sembako dari Jayapura itu.
Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas I Wamena, Rasburhani mengatakan kejadian yang menimpa pesawat dengan pilot kapten Iwan Siregar dan co pilot Kapten Nurlan Ghani itu membuat beberapa penerbangan terpaksa harus ditutup, di antaranya Wings Air dan Trigana.
Ia belum memastikan penyebab pecahnya ban pesawat, tetapi pihaknya telah menghubungi Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk memastikan penyebab kejadian tersebut.
Menurut dia pihaknya hanya memindahkan pesawat My Indo Airlines Boing 737 Seri 200 PK-MYR dari lapangan pacu bandara Wamena agar tidak mengganggu penerbangan lainnya.
“Kita pindahkan dulu. Kami akan lakukan remcek dan setelah itu kalau sudah safety baru diterbangkan lagi,” katanya.
Wakapolres Jayawijaya, Kompol Fransiscus A. Elosak mengatakan pihaknya langsung mengamankan situasi setelah mendengar peristiwa tersebut.
Pihaknya lalu berkoordinasi dengan pihak bandara untuk dapat mengevakuasi pesawat tersebut ke pinggir lapangan agar tidak mengganggu aktivitas penerbangan lainnya. (mp/tabloidjubi.com)
0 komentar:
Post a Comment