Oleh : Ans K.
| Bupati Merauke, Frederikus Gebze – Jubi/Frans L Kobun |
Merauke, –
Bupati Merauke, Frederikus Gebze mengatakan, pihaknya akan membatasi
pengembangan investasi kelapa sawit. Jika ada investor masuk dan berniat
mnenanamkan modalnya untuk investasi kelapa sawit, maka tidak serta merta
diberikan izin.
Hal itu disampaikan Bupati Freddy Kamis (16/6/2016). Dikatakan, tidak
dapat dipungkiri jika dengan hadirnya sejumlah investor yang
mengembangkan investasi kelapa sawit, hutan dibabat habis. Sehingga
kondisi lingkungan sekitar terkesan mengalami kerusakan.
“Ini menjadi suatu cacatan dalam kepemimpinan kami lima tahun
kedepan. Dimana, kita harus menjaga dan terus memelihara hutan dengan
baik. Sehingga ekosistem yang ada di dalam, tidak hilang akibat
pembabatan hutan secara terus menerus,” ujarnya.
Duta Besar Delegasi Uni Eropa, YM Vincent Guerend sebelumnya
mengatakan, pihaknya sangat konsen dalam bidang lingkungan hidup,
pendidikan serta kesehatan. Keberadaan hutan, kata Dubes, harus dijaga
dan terus dilestarikan dengan baik.
“Kita sudah melakukan kerjasama dengan beberapa daerah lain di
Indonesia untuk melestarikan hutan. Selain pemerintah berperan, juga
masyarakat pemilik hak ulayat harus dilibatkan secara langsung.
Mudah-mudahan program ini dapat dijalankan di Kabupaten Merauke,”
katanya. (mp/tabloidjubi.com)
0 komentar:
Post a Comment