| Tim petugas kaki telanjang Jayawijaya yang dilepas untuk program 2017-Dok Jubi. |
Wamena, –Dinas Kesehatan Kabupaten Jayawijaya kembali merekrut tenaga medis kaki telanjang pada tahun 2018 mendatang. Mereka ditempatkan di daerah terpencil yang tidak punya tenaga kesehatan, dengan jangka tugas lebih lama.
“Jika di tahun ini tenaga kaki telanjang itu ditempatkan hanya satu bulan, tahun depan akan dirubah mereka yang direkrut menjalani tugasnya selama enam bulan,” kata Kepala Dinas Kesehatan Jayawijaya, Willy Mambieuw, kepada wartawan di Wamena, Kamis (9/11/2017).
Masa kerja itu untuk memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat, sedangkan sumber pembiayaannya akan diusulkan menggunakan dana otonomi khusus (Otsus).
“Kami akan maksimalkan petugas yang ada, bahkan jika bisa satu tahun, hanya teknisnya di lapangan mungkin per enam bulan kita tempatkan, setelah itu diganti dengan petugas baru,” kata Willy menjelaskan.
Perekrutan tenaga medis kaki telanjang tahun 2018 akan ditempatkan di pos yang kosong dan secara teknis tidak di tempati petugas kesehatan. Mereka akan bertugas full selama satu tahun di tempat tugas masing-masing.
“Teknisnya nanti akan diatur sehingga pengobatan dan pemantauan bagi masyarakat terus berlanjut,” katanya.
Wakil Bupati Jayawijaya, Jhon R Banua menyatakan pelepasan tim kaki telanjang tahun ini ditempatkan di delapan titik Puskesmas sebagai upaya memberi pelayanan kesehatan terbaik kepada masyarakat.
“Kita tahu beberapa distrik yang ada di pinggiran masih sangat membutuhkan tenaga kesehatan,” kata Jhon.
Ia mengaku pemerintah daerah Jayawijaya sudah menyiapkan APBD membiayai tenaga kaki telanjang untuk delapan titik yang sulit dijangkau. (*)
Diambil dari www.tabloidjubi.com
0 komentar:
Post a Comment