| Pelepasan tim tenaga kaki telanjang Kabupaten Jayawijaya-Dok Jubi. |
Wamena, –Kabupaten Jayawijaya saat ini masih
kekurangan tenaga dokter dan tenaga medis lain, untuk meningkatkan
pelayanan kesehatan masyarakat di 40 distrik. Tercatat tenaga dokter
yang ada saat ini hanya 5 sampai dengan 6 orang dari 26 Puskesmas yang
ada.
“Dan kebanyakan itu dokter di Puskemas di kota yang praktek di Distrik,” kata Kepala Dinas Kesehatan Jayawijaya, Willy Mambieuw, kepada wartawan di Wamena, Rabu (8/11/2017).
Willy mengaku kekurangan bukan hanya tenaga dokter namun tenaga
kesehatan lain yang masih sangat minim. “Seperti bidan, perawat, ahli
gizi. Untuk itu, perlu adanya penambahan tenaga kesehatan," ujar Willy
menambahkan.
Menurut dia saat ini perlu penambahan tenaga kesehatan, sehingga
Puskesmas yang belum teregistrasi bisa terdata dan terpenuhi tenaga
dokter dari kementerian kesehatan.
"Saya rasa Puskesmas yang ada di wilayah Jayawijaya ini perlu didorong, agar dapat teregistrasi dari kementerian,” katanya.
Dalam registrasi itu, lanjutnya, minimal dalam satu Puskesmas harus
ada satu tenaga dokter tetap ditambah dengan tenaga kesehatan lain.
Namun, saat ini yang menjadi kendala biaya perekrutan tenaga dokter dan
perawatnya juga masih kurang.
“Saat ini untuk Puskesmas yang sudah melayani rawat inap sendiri di Jayawijaya baru dua yakni di Distrik Assologaima dan Bolakme,” katanya.
Wakil bupati Jayawijaya, Jhon R Banua menyatakan telah mengitrim tim
petugas kaki telanjang untuk pemenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan
masyarakat yang berada di kampung dan distrik jauh.
“Pengiriman itu karena beberapa distrik yang ada di pinggiran masih sangat membutuhkan tenaga kesehatan,” kata Jhon R Banua. (*)
Diambil dari www.tabloidjubi.com
0 komentar:
Post a Comment