DPD pertanyakan kehadiran TNI dan Polri ke Papua

Yanes Murib ketika memberikan keterangan Pers kepada Jubi. Dok Jubi. 

Jayapura,  –Senator Muda Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD-RI) Yanes Murib mempertanyakan kehadiran anggota tni dan Polri dengan jumlah  banyak  ke Papua. Ia menilai kehadiran aparat tentara dan keamananan sipil justru untuk memanaskan  situasi di Papua.
“Kedatangan TNI dan Polri setelah ada kasus penembakan di areal PT.Freeport Karena tidak ada penyanderaan untuk apa datangkan," kata Yanes Murib belum lama ini.

Ia mengatakan negara telah bersikap berlibahan yang justru akan menambah masalah. Menurut dia kehadiran aparat bersenjata banyak itu memancing OPM dan TPM.

Yanes minta negara tak mengkambing hitamkan masyarakat yang tidak tahu apa apa, karena tuntutan mereka jelas hanya keadilan . “Jangan buat pernyataan yang tidak jelas dengan konsep yang tidak ada di lapangan,” kata Yanes menegaskan.

Informasi rencana ada pengiriman keamanan dari beberap daerah di Indonesia lebih banyak dinilai tidak penting, sebab kehadiran aparat keamanan yang hendak menyelamatkan masyarakat di Timika tidak perlu, karena tidak ada penyanderaan.

Sementara itu anggota Dewan Perwakilan Rakyat Papua, Wilhemus Pigai, mengatakan  aparat keamanan di Papua mempunyai strategi tersendiri dalam menangani TPN dan OPM. “Sehingga tidak perlu datangkan dari luar cukup dengan yang ada mengamankan OPM di timika,” kata Wilhemus.

Menurut dia, banyaknya aparat yang datang justru akan melakukan hal-hal yang tidak bertanggung jawab kepada rakyat, “Karena mereka belum tahu kondisi di papua sesungguhnya,” katanya. (*)



Sumber : www.tabloidjubi.com

Share on Google Plus

About Unknown

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar: