| Bupati Mamberammo Tengah, R. Ham Pagawawk Resmikan Asrama Mahasiswa di Manado. Dok mp. |
Jayapura, - Bupati kabupaten Mamberamo Tengah (Mateng), R. Ham Pagawak perintahkan untuk Menahan pelasan mahasiswa asal kabupaten Mamberamo Tengah di Manado oleh aparat keaman persoalan beasiswa studi akhir hari ini, Selasa(14/112017)
Pelasan mahasiswa itu ditahan karena memukul petugas dari dina yang mengambil data studi akhir di kota Manado. Akibat pemukulan petugas dari dina itu bupati perintahkan untuk mahasiswa yang melakukan pemukulan ditahan oleh pihak keamanan.
Salah satu mahasiswa asal Mamteng yang engan menyebutkan namanya menjelaskan bahwa mahasiswa memukul karena dia ketika dimintai keterangan soal data mahasiswa tahun lalu (2016) yang belum jelas hingga saat ini, dia diam dan bahkan dia suruh kami urus sendiri.
"kami mintah dia jelaskan soal data tahun lalu tetapi dia diam dan bahkan dia bilang kami urus sendiri saja, jadi karena anak-anak semosi langsung pukul dia." katanya saat dihubungi MP via seluler.
"kami kan punya pengurus dan pengurus kami sudah bawa data di daerah dari tahun lalu dan tahun ini punya sudah tetapi bupati tidak percaya sama pengurus kamikah. bupati pakai orang lain jadi susah juga ini." keluhnya.
"kami kan punya pengurus dan pengurus kami sudah bawa data di daerah dari tahun lalu dan tahun ini punya sudah tetapi bupati tidak percaya sama pengurus kamikah. bupati pakai orang lain jadi susah juga ini." keluhnya.
Ditambahkannya, kami (mahasiswa red) ditahan karena diperintahkan oleh pak bupati.
"pak bupati perintahkan untuk tahan kami jadi kami ditahan oleh pihak keamanan. jumlah kami ada 18 orang yang ditahan tetapi 6 orang sudah dikeluarkan jadi yang masih ditahanan ada 12 orang di sana." katanya. (mp)
0 komentar:
Post a Comment