By Victor Mambor.
| Jenazah almarhum Robert Jitmau saat tiba di rumah keluarganya di Sorong – Dok. Jubi. |
Jayapura, – Salah satu saksi yang berada bersama-sama korban
Alm. Robert Jitmau (Rojit) saat insiden kecelakaan lalu lintas yang
menewaskan Sekretaris Solidaritas Pedagang Asli Papua (Solpap), Jumat
(20/5/2016) mengatakan, sebelum mobil inova berwarna perak mundur dengan
kecepatan tinggi dan menabrak Rojit ada satu mobil berwarna putih yang
datang dan parkir di bawah lampu penerangan jalan di sekitar tempat
kejadian di jalan Ring Road, Hamadi.
“Mobil itu warnanya putih. Modelnya seperti Jazz atau Yaris. Mobil itu sempat menyalakan lampu jauh ke arah kami,” ujar saksi ini Sabtu (21/5/2016); dikabarkan tabloidjubi.com.
Kemudian datang mobil inova perak dan parkir di pinggir jalan,
sekitar 15 meter dari posisi korban dan saksi. Saat itu, korban Rojit
duduk bertiga dengan Melianus dan Baguma. Sementara saksi ini dan dua
rekan lainnya berdiri di antara dua mobil milik saksi dan salah satu
rekannya.
“Tiba-tiba mobil inova itu main gas, sambil tekan kopling lalu mundur dengan kencang dan menabrak mereka tiga (Rojit Melianus dan Baguma). Baguma sempat loncat. Setelah menabrak, mobil itu maju sedikit, lalu satu orang keluar dari mobil lalu berkelahi dengan Baguma,” jelas saksi ini.
Ia mengatakan kejadian tersebut terjadi sekitar jam lima pagi.
Saksi ini mengaku panik setelah menyadari apa yang terjadi.
Sementara masih terjadi perkelahian, mobil inova yang menabrak Rojit langsung kabur meninggalkan tempat kejadian.
“Kami langsung kejar mobil yang kabur itu. Sampai di jalan masuk ke pantai, saya mengejar ke arah Abe sedangkan kawan yang satu kejar ke arah Jayapura. Tapi kami tidak dapat mobil itu,” kata saksi ini.
Meski tidak menemukan mobil yang menabrak Rojit, saksi ini bersama rekannya tidak kembali lagi ke tempat kejadian.
Saksi ini bersama salah satu rekannya yang bersama korban berada di
tempat kejadian saat insiden terjadi telah diperiksa juga oleh polisi.
“Kami tiga orang yang berdiri di samping mobil. Saya dan satu lagi sudah diperiksa oleh polisi. Satunya lagi belum. Dia tidak bisa dihubungi,” jelas saksi ini.
Melianus yang ditemui wartwan tabloidjbu.com, Minggu (22/4/2016) di salah satu Rumah
Sakit di Jayapura mengaku, ia dipukuli dalam keadaan terbaring oleh
seseorang yang keluar dari mobil inova yang menabrak Rojit.
“Dia pukul berkali-kali saat saya jatuh dan terbaring,” kata Melianus.
Melianus mengaku, menurut dokter yang memeriksa dia setelah kejadian
tersebut, ia mengalami trauma karena luka di livernya sehingga harus di
rawat di Rumah Sakit. (mp/jubi)
0 komentar:
Post a Comment