Karya Seni Papua Harusnya Bisa Bersaing Dengan Bali

By Arjuna Pademme.

Ilustrasi Pematung Asmat, Papua - http://1.bp.blogspot.com
Ilustrasi Pematung Asmat, Papua –Dok Jubi.
Denpasar,  – Karya seni Papua harusnya bisa bersaing dengan Bali. Karya seni Papua juga memiliki ciri khas yang berbeda dengan daerah lain. Jika karya seni Papua bisa dikelola dengan baik, bisa mendatangkan nilai ekonomi masyarakat, terutama pengrajin seni.

Salah satu warga Kuta, Bali, Kadek mengatakan, di Bali penghasilan pekerja seni perbulannya cukup menjanjikan. Mulai dari Rp. 4 juta hingga puluhan juta. Tegantung berapa banyak karya seni yang ia buat atau berapa harga jual karya seninya.
“Para seniman Bali hasil karya mereka sangat dihargai. Hasil karya ukir dan lainnya sudah pasti akan laku. Pekerja seni tinggal bikin saja. Sudah ada yang menadah. Ada kerjasama dengan pihak pengusaha dan juga pemerintah. Harusnya di Papua juga seperti itu,” kata Kadek ketika berbincang-bincang dengan Jubi, akhir pekan lalu.
Menurutnya, hasil karya seniman Bali di ekspor hingga ke luar negeri. Kebanyakan seniman di Bali memulai usahanya secara kecil-kecilan. Jika usaha mereka semakin maju, mulailah mempekerjakan orang dan melakukan kerjasama dengan pengusaha atau pihak pemerintah.
“Di Bali memang pemerintah memberikan dukungan untuk hasil karya seni. Mungkin karena sumber utama pendapatan di Bali adalah lewat pariwisata dan karya seni. Harusnya Papua bisa seperti itu,” ucapnya pria asal Kabupaten Singaraja, yang mengaku juga menyukai seni ukir itu.
Katanya, karya seni Papua punya potensi menjanjikan dipasarkan. Papua memiliki karya seni dengan ciri khas tersendiri. Itu adalah peluang yang harusnya dimanfaatkan.
“Saya pernah melihat ada ukiran dan patung dari Papua. Ciri khasnya unik. Itu potensi yang bisa dikembangkan. Di Bali dengan menjadi seniman, apakah pematung atau pengukir, orang bisa memenuhi kebutuhan hidup. Tapi tak tahu kalau di Papua,” katanya.
Warga Bali lainnya, I Wayan mengatakan, meski belum pernah ke Papua, namun ia sudah banyak mendengar tentang Papua. Katanya, informasi yang ia dengar, provinsi di timur Indonesia itu menyimpan aneka kekayaan. Tak hanya seni dan budaya, namun juga sumber daya alam.
“Harusnya dengan segala kekayaan yang dimiliki Papua itu, bisa mensejahterakan masyarakatnya.
Ekonomi masyarakat Papua harusnya tak ada masalah,” kata I Wayan.
Menurutnya, Bali dengan pariwisata, seni dan budayanya bisa meningkatkan ekomomi masyarakatnya. Kenapa Papua dengan kekayaan yang begitu banyak tak bisa mensejahterakan masyarakatnya. (mp/jubi)

Share on Google Plus

About Unknown

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar: