![]() |
| Ilustrasi. dok tpnpbnews. |
Jayapura, Perang TPNPB berlanjut di Tembagapura Papua. Sebelum tujuan hak penentuan nasib sendiri Rakyat Papua TPNPB tidak akan mengakhiri perang. Tawaran TPNPB sebagai jalan solusi telah mengeluarkan kepada publik yang berisi 8 poin tawaran kepada Indonesia. Ketika hal itu belum dilaksanakan di Papua, dan sebelum Tutup PT.Freeport perang akan berlanjut. Itu adalah janji TPNPB.
Sebab itu perang terus berjalan. Tanggal 11 Desember 2017, sekitar pukul: 13 siang WIT, anggota TPNPB menembak Bis Freeport di mile 61. Semua transportasi akses berjalannya perusahaan Freeport akan menjadi sasaran tembak TPNPB. Pernyataan sudah keluarkan apabila karyawan orang Papua korban, karena telah menyampikan oleh TPNPB dalam pernyataan bahwa segerah tinggalkan pekerjaan, namun masih bekerja, maka TPNPB tanpa pandang akan menembak.
Selanjutnya, Tanggal 12 Desember 2017, Pukul: 02 siang WIT, di mile 61-62 TPNPB menembak mobil Freeport Indonesia. Mobil yang dimuat dua anggota karyawan Freeport dan satu anggota Brimob ditembak TPNPB. Dua karyawan dikabarkan telah tewas, sementara satu anggota Brimob mengalami luka-luka.
Teltius Waker, melaporkan kepada tpnpbnews pada tanggal 13 Desember 2017. bahwa ia menyebutkan dua karyawan telah tewas, “kemarin, dua karyawan dan satu anggota Brimob sudah tembak”, ungkapnya. Lanjut dia, “kemarin lalu bis freeport sudah tembak di mile 62”, kata dia via telepon.
Selain itu, tanggal 13 Desember 2017. Satu Bis Terbalik di Mile 67, mengakibatkan 53 orang karyawan Freeport korban.
Penembakan akan berlanjut terhadapn TNI Polri maupun setiap kendaraan Freeport di Tembagapura Papua. Tujuan TPNPB jelas Tutup PT.Freeport Indonesia menuntut Hak Kemerdekaan Bangsa Papua sesuai isi 8 Poin.
Sumaber : https://tpnpbnews.wordpress.com

0 komentar:
Post a Comment