| Ilustrasi. Dok Jubi. |
Jayapura, - Isu Pemerkosaan dan Penyanderaan 1300 warga di Kampung Kimbely dan Banti Timika adalah Murni diciptakan oleh TNI dan Polri untuk melakukan operasi gabungan militer, TNI dan Polri di Timika, Papua.
Juru bicara Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPN-PB) Organisasi Papua Merdeka (OPM), Sebby Sambom membantah jika ada 1.300 rakyat sipil disandera. Dikutip dari wartaplus.com,
S. Sambom dalam pesan pendeknya, Kamis (9/11) pagi mengatakan pemberitaan tentang 1.300 rakyat sipil di tahan oleh TPN-PB itu tidak benar.
S. Sambom dalam pesan pendeknya, Kamis (9/11) pagi mengatakan pemberitaan tentang 1.300 rakyat sipil di tahan oleh TPN-PB itu tidak benar.
“Pihak aparat hendak evakuasi 1.300 jiwa rakyat sipil ke Timika untuk kosongkan lokasi sasaran operasi,”ujarnya
Dikatakannya, namun pihak TPN-PB menghimbau masyarakat untuk tidak kosongkan kampung.
"Karena perintah Pangdam dan Kapolda adalah untuk memaksimalkan strategi untuk memusnahkan kami," ujarnya.
Pemberitaan oleh sejulah media nasional terkait isu pemerkosaan dan penyanderaan 1300 warga di kabupaten Mimika itu dikemukakan oleh Kepala Kepolisian Daerah Papua, Irjen Boy Rafli Amar setelah TPN-PB menyembak anggota polri dan membakar kios persembunyian anggota polri beberapa waktu lalu.
Terkait aksi penembakan oleh TPN-PB di area PT Freeport itu, TNI dan Polri berencana Operasi Gabungan di Papua.
Diberitakan kompas.com(1/11/2017), Panglima Kodam XVII/Cenderawasih Mayor Jenderal George Elnadus Supit mengungkap adanya rencana penerapan operasi serupa operasi Tinombala dalam menangani TPN-PB di Papua.
Operasi Tinombala merupakan operasi gabungan antara TNI dan Polri untuk mengejar kelompok teroris Santoso di Poso, Sulawesi Tengah.
“Ya kita akan sama-sama dengan kepolisian.
Sama pola operasinya nanti mungkin seperti di Sulawesi Tengah di Poso. Akan seperti itu,” ujar Supit saat ditemui usai rapat koordinasi tingkat menteri terkait situasi keamanan Papua, di Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Kamis (2/11/2017) (mp)
0 komentar:
Post a Comment